Teknik Informatika

Teknologi dan Infromatika

Tentang Jurusan

Ini dia info lengkap tentang jurusan impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

Jurusan Teknik Informatika adalah cabang ilmu yang fokus pada pengembangan teknologi informasi, termasuk komputasi, perangkat lunak, dan sistem informasi. Mahasiswa yang memilih jurusan ini biasanya tertarik dengan pemrograman, analisis data, pengembangan perangkat lunak, serta pengelolaan sistem informasi. Jurusan Teknik Informatika menawarkan berbagai peluang karir di berbagai industri, termasuk teknologi informasi, konsultan TI, pengembangan perangkat lunak, keamanan informasi, dan banyak lagi. Dengan pertumbuhan pesat teknologi informasi, lulusan Teknik Informatika memiliki prospek karir yang cerah dan beragam.

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang

Rekomendasi Kampus

Temukan kampus yang banyak diminati dengan reputasi baik, lulusan berkualitas, dan prospek kerja yang cerah

university
Negeri
logo
Universitas Bengkulu
Universitas Bengkulu (UNIB) didirikan berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 17 tahun 1982 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Daud Yusuf. Pada saat yang sama dilantik Rektor UNIB pertama, Prof. Ir. Soenjoto Sumodihardjo (UGM) untuk masa jabatan 19821986. Dr. Ir. Soekotjo (UGM), yang sebelumnya menjabat Pembantu Rektor I, memimpin UNIB untuk periode 19861990. Untuk periode 19901995 Dr. Ir. Nitza Arbi (UNAND) diberi kepercayaan memimpin UNIB. Tahun 1995 sampai dengan 2005 jabatan Rektor UNIB dipegang oleh Prof. Dr. H Zulkifli Husin, S.E, M.Sc. (UNSYIAH). Sejak 2005 sampai dengan 2013 Rektor UNIB dijabat oleh Prof. Ir. Zainal Muktamar, Msc., Ph.D. Rektor ke6 Unib dipimpin oleh Dr. Ridwan Nurazi, S.E.,M.Sc., Ak dengan masa jabatan 20132017 dan 20172021. Pada tanggal 5 Oktober 2021, Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E., M.Sc. dilantik sebagai Rektor ke7 Universitas Bengkulu. Keberadaan UNIB merupakan wujud nyata dari perjuangan yang tak kenal menyerah dari Gubernur Soeprapto yang mendapat dukungan penuh dari masyarakat, tokoh adat, Pemda Tk. I Bengkulu, dan perguruan tinggi swasta bernama Universitas Semarak Bengkulu (UNSEB). Dukungan universitas ini diwujudkan dalam bentuk penyerahan mahasiswa UNSEB sebagai cikal bakal UNIB beserta lahan Kampus seluas 24,9 Ha di Desa Beringin Raya Bengkulu. Kendala utama yang dihadapi pada saat proses pendirian UNIB berdasarkan hasil studi kelayakan yang dilakukan oleh Universitas Sriwijaya di antaranya yaitu tidak tersedianya tenaga edukatif, sehingga pada waktu itu disimpulkan bahwa di Bengkulu belum layak didirikan sebuah universitas negeri. Kendala tersebut akhirnya dapat diatasi setelah Gubernur Soeprato menjalin kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta atas petunjuk Presiden Soeharto. Realisasi dari hasil kerjasama tersebut dikirimlah beberapa tenaga edukatif dari UGM antara lain Prof. Ir. Soenjoto Sumodihardjo, Dr. Ir. Soekotjo, Drs. Sutarto, Ir. Supratoyo dan H. Hidjazi, S.H. untuk diperbantukan di UNIB baik sebagai pejabat struktural maupun sebagai tenaga edukatif. Mereka melakukan rekruitmen tenaga edukatif dari beberapa universitas di Jawa dan Sumatera.
university
Swasta
logo
Institut Teknologi Del
"Excellence starts here merupakan slogan dari IT Del yang mendasari dari semua program dari IT Del. IT Del akan memasuki masa menjadi Research Institute yaitu pusat unggulan yang akan dirasakan manfaatnya bagi kemajuan bangsa. Sebagai pusat keunggulan, IT Del akan dikenal secara Internasional khususnya di kawasan Asia Tenggara. Tentu melalui kontribusi dan produk yang dihasilkan bagi kehidupan. Untuk mejadi pusat keuanggulan tersebut, IT Del akan bertransformasi menjadi Research Institute yang tangguh dan produktif. IT Del memiliki pengalaman yang mumpuni pada 3 matra keilmuan yang dimiliki, yakni Informatika dan Elektro, Teknologi Industri, dan Bioteknologi.Sisi pendidikan yang berbasis penelitian akan berlangsung dengan mutu yang unggul. Untuk menjawab tantangan industri, model pembelajaran Teaching Factory memang akan diterapkan di setiap program studi di IT Del. Dengan model pembelajaran yang IT Del siapkan, diharapkan alumni akan semakin mampu bersaing di tingkat regional, baik yang bekerja di dunia industri maupun untuk studi lanjut. Kualitas Unggul pembelajaran dan lulusan menjadikan IT Del menjadi perguruan tinggi referensi pada bidangnya. Hal ini akan membuka dan mendatangkan jejaring dengan PT dan dosen baik Nasional maupun Internasional.Dalam penelitian IT Del menjadi Institusi yang berhasil dalam perindustrian inteligensinya. Indikator utama IT Del sebagai Research Institute yang baik adalah adanya berbagai pusat unggulan yang aktif dan produktif. Pusat unggulan juga akan menghasilkan berbagai paten dan output penelitian yang menyelesaikan masalah aktual masyarakat. IT Del diharapkan telah berhasil mengemban tugas pengelolaan Taman Sains Teknik Herbal dan Holtikultura (TSTH2) di Pollung, dimana Taman Sains akan menjadi laboratorium termutakhir sekaligus mendukung program teaching factory. IT Del juga merupakan kampus bagi kalangan artificial intelligence untuk menjadi penyedia artificial platform di Indonesia. Ini akan menjadi solusi-solusi cerdas bagi isu permasalahan bangsa ini. Dengan penerapan AI, IT Del juga menjadi penyedia data center bagi aplikasi-aplikasi tersebut. IT Del juga sedang aktif mengembangkan Ilmu Entrepreneurship.Seluruh Dosen dan Staf menjadi tim kerja yang bahagia, kompak, dedikatif, serta memiliki jiwa yang semangat dan memiliki karakter Del. Dengan semangat dan kerja keras yang didukung oleh Yayasan Del, Dewan Penyantun, Senat Akademik, Jejaring dan Mitra yang baik serta penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa, IT Del akan dapat mewujudkan harapan-harapan yakni menjadi Center of Excellence dengan happiness dan sustainability."
university
Negeri
logo
Universitas Negeri Surabaya
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tidak dapat dipisahkan dari bagian utuh perjalanan panjang pendidikan nasional. Dengan telah menghasilkan sekitar 80.000 lulusan, Unesa berani memosisikan diri sebagai salah satu penyelenggara pendidikan tinggi yang mampu merencanakan pengembangan untuk menyelenggarakan pendidikan yang bermutu, mengevaluasi diri untuk menyiapkan lulusan yang berdaya saing tinggi (nation competitiveness) dan berjiwa kewirausahaan (entrepreneurship), serta mengatur segala kegiatannya dalam suatu mekanisme organisiasi yang sehat (organizational health). Unesa harus mandiri (autonomy) sebagai sebuah Badan Hukum Pendidikan Pemerintah (BHPP) seperti yang diamanatkan oleh UndangUndang Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas). Sejarah Unesa tidak dapat dipisahkan dari IKIP Surabaya yang dimulai sekitar tahun 1950. Berawal dari kursus BI dan BII bidang Ilmu Kimia dan Ilmu Pasti yang memanfaatkan sarana dan prasarana berupa ruang kelas dan laboratorium dari pendidikan Belanda, Hoogere Burger Schol (HBS). Kursuskursus tersebut diselenggarakan di Surabaya untuk memenuhi kebutuhan tenaga guru setingkat SLTP dan SLTA. Kursuskursus tersebut meliputi: (a) BI dan BII Kimia, (b) BI dan BII Ilmu Pasti, (c) BI Bahasa Inggris, (d) BI Bahasa Jerman, (e) BI Teknik, (f) BI Pendidikan Jasmani, (g) BI Ekonomi, (h) BI Perniagaan, dan (i) BI Ilmu Pesawat. Pada tahun 1957, kursuskursus BI dikelompokkan menjadi dua, yaitu (1) Kursus BI Umum, yang meliputi Bahasa Inggris dan bahasa Jerman, dan (2) Kursus BI Kejuruan, yang meliputi Kimia, Ilmu Pasti, Ekonomi, Perniagaan, Teknik, Pendidikan Jasmani, dan Ilmu Pesawat. Kursuskursus tersebut berlangsung sampai tahun 1960.
Lihat Kampus Lainnya
Menu
Profil
Riwayat