Manajemen

Ekonomi dan Bisnis

Tentang Jurusan

Ini dia info lengkap tentang jurusan impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

Jurusan Manajemen adalah bidang studi yang fokus pada pengelolaan dan pengaturan sumber daya, termasuk sumber daya manusia, keuangan, waktu, dan material dalam berbagai jenis organisasi. Mahasiswa yang memilih jurusan ini biasanya memiliki minat dalam memahami cara efektif mengelola proses, orang, dan sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi. Program studi Manajemen mempersiapkan mahasiswa untuk karir di berbagai industri dan sektor, termasuk bisnis, industri, pemerintahan, lembaga nirlaba, dan sektor publik. Lulusan program Manajemen sering memiliki peluang karir yang luas, termasuk manajer proyek, manajer operasi, manajer pemasaran, konsultan manajemen, analis bisnis, dan posisi manajemen lainnya yang membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang pengelolaan organisasi dan sumber daya.

Prospek Karier

Sudah terbayang mau jadi apa setelah lulus? Ini beberapa pilihan karier yang bisa jadi pilihanmu.

Lihat Karier Lainnya

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang

Rekomendasi Kampus

Temukan kampus yang banyak diminati dengan reputasi baik, lulusan berkualitas, dan prospek kerja yang cerah

university
Swasta
logo
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gentiaras
Dalam rangka ikut berperanserta dalam proses mencerdaskan bangsa, maka pada tanggal 9 Juni 2000 Yayasan Bina Bangsa Indonesia (YBBI) mendirikan perguruan tinggi dengan nama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Binusla. Yayasan Bina Bangsa Indonesia didirikan di Bandar Lampung pada tanggal 9 Juni 2000 dengan Akta Notaris Cahaya Hairani Djausal Zubaidi, S.H. Nomor: 3 dengan nama Yayasan Bina Bangsa Indonesia. Diperbaharui dengan Akta Notaris Nomor: 24, tanggal 23 Mei 2003, melalui Notaris Lianawati Tjendra, S.H. tentang Akta Perubahan Anggaran Dasar Yayasan Bina Bangsa Indonesia (GENTIARAS). Diperbaharui kembali dengan Akta Notaris nomor: 52, tanggal 29 Mei 2008, melalui Notaris H. Asvi Maphilindo Volta,S.H. tentang Akta Perubahan Anggaran Dasar Yayasan Bina Bangsa Indonesia (GENTIARAS). Dilakukan pembaharuan kembali dengan Akta Notaris nomor: 216, tanggal 28 Januari 2011 oleh Notaris H. Asvi Maphilindo Volta, S.H., tentang Akta Pendirian Yayasan “GENTIARAS”, yang disahkan Kementerian Hukum dan HAM dengan SK. Nomor: AHU.3086.AH.01.04 tahun 2011. Dan selanjutnya dilakukan pembaharuan kembali akta terbaru berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pembina Yayasan GENTIARAS Nomor 69 tanggal 22 Agustus 2017 melalui Notaris H. Asvi Maphilindo Volta, S.H., yang disahkan Kementerian Hukum dan HAM dengan SK. Nomor: AHU-AH.01.06-0006637, tanggal 12 September 2017. Pengelolaan STIE Gentiaras untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan, berazaskan pada Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Hukum Gereja Katolik dan Nota Pastoral tentang Pendidikan (Sidang KWI 3 - 13 Nopember 2008). STIE Gentiaras memiliki motto: “Non Scholae Sed Vitae Discimus” yang berarti, bukan hidup untuk belajar tetapi belajar untuk/demi hidup.
university
Negeri
logo
Universitas Negeri Jakarta
Setelah Indonesia merdeka, pemerintah Indonesia merasakan kurangnya tenaga kependidikan di semua jenjang dan jenis lembaga pendidikan. Untuk mengatasi masalah ini pemerintah mendirikan berbagai kursus pendidikan guru. Sekitar tahun 1950-an, pada jenjang di atas pendidikan menengah didirikan B-I, B-II, dan PGSLP yang bertugas menyiapkan guru-guru untuk sekolah lanjutan. Usaha-usaha untuk meningkatkan mutu dan jumlah guru terus dilakukan melalui pendirian Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) oleh pemerintah melalui Keputusan Menteri P dan K No. 382/Kab tahun 1954. PTPG ini didirikan di empat kota yakni Batusangkar, Manado, Bandung, dan Malang. Dengan demikian terdapat dua macam lembaga pendidikan yang menghasilkan tenaga guru, yaitu Kursus B-I/B-II/PGSLP dan PTPG. Kedua lembaga ini kemudian diintegrasikan menjadi satu lembaga pendidikan melalui berbagai tahap. Pada tahun 1957, PTPG diintegrasikan ke dalam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan pada universitas terdekat. Berdasarkan PP No. 51 tahun 1958 Fakultas Pedagogik diintegrasikan ke dalam FKIP. Pada tahun 1963, oleh Kementerian Pendidikan Dasar didirikan Institut Pendidikan Guru (IPG) untuk menghasilkan guru sekolah menengah; sementara berdasarkan Keputusan Menteri P dan K No. 6 dan 7, tanggal 8 Pebruari 1961 Kursus B-I dan B-II diintegrasikan ke dalam FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi yang juga menghasilkan guru sekolah menengah. Dualisme ini dirasakan kurang efektif dan mengganggu manajemen pendidikan guru. Untuk mengatasi ini maka kursus B-I dan B-II di Jakarta diintegrasikan ke dalam FKIP Universitas Indonesia. Melalui Keputusan Presiden RI No. 1 tahun 1963 tanggal 3 Januari 1963, ditetapkan integrasi sistem kelembagaan pendidikan guru. Salah satu butir pernyataan Keppres tersebut adalah bahwa surat keputusan ini berlaku sejak 16 Mei 1964, yang kemudian dinyatakan sebagai hari lahirnya IKIP Jakarta. FKIP dan IPG diubah menjadi IKIP (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan). FKIP Universitas Indonesia dan IPG Jakarta diintegrasikan menjadi IKIP Jakarta. Dalam perkembangan selanjutnya IKIP diberi perluasan mandat untuk mengembangkan ilmu kependidikan dan non kependidikan dalam wadah universitas. IKIP Jakarta sejak tanggal 4 Agustus 1999 berubah menjadi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berdasarkan Keppres 093/1999 tanggal 4 Agustus 1999, dan peresmiannya dilaksanakan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 31 Agustus 1999 di Istana Negara. Hari jadi Universitas Negeri Jakarta ditetapkan sama dengan hari jadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta yang merupakan cikal bakal Universitas Negeri Jakarta yaitu pada tanggal 16 Mei 1964.
Lihat Kampus Lainnya
Menu
Profil
Riwayat